Sunday, 10 June 2007




Komunikasi wireless memang tidak tampak mata, namun nyatanya Anda sanggup berkomunikasi dengan lawan Anda melalui media ini. Kenalilah istilah dan terminologi di dalamnya untuk sanggup lebih memahami penggunaannya.

8. Apakah AP Selalu Diperlukan?

Access point sangat dibutuhkan kalau Anda ingin menciptakan sebuah infrastruktur jaringan wireless. Dengan memakai AP, maka sebuah jaringan komunikasi akan terbentuk tidak hanya dua atau tiga perangkat saja yang sanggup berkomunikasi tetapi cukup banyak yang sanggup saling berbicara dengan mediator sinyal radio ini. Selain itu dengan memakai AP, jaringan kabel dengan wireless juga sanggup berafiliasi sehingga komunikasi jaringan menjadi lebih lebar. Pengaplikasian AP yang banyak dilakukan ketika ini yaitu melaksanakan pembagian bandwidth Internet dari link Internet ADSL atau Kabel, sehingga sanggup dipakai oleh banyak orang. AP juga sanggup memperluas jangkauan jaringan Anda menjadi lebih lebar daripada jaringan kabel Anda yang ada.

Namun kalau Anda ingin membangun koneksi hanya dengan sebuah perangkat wireless lainnya, AP tidaklah mutlak diperlukan. Anda sanggup mengoperasikan perangkat wireless Anda dalam mode peer-to-peer atau yang lebih dikenal dengan istilah mode Ad-Hoc. Tetapi, kekurangan dari komunikasi mode Ad-Hoc ini Anda tidak sanggup membangun jaringan wireless yang luas karenamemang sifatnya yang Point-to-Point.

Jarak jangkauannya pun tidak bisa terlalu jauh alasannya yaitu sistem WI-FI pada perangkat aplikasi tidaklah terlalu besar powernya. Selain itu, cukup sulit bagi Anda untuk mengatur traffic data Anda kalau ingin berpindah-pindah lawan komunikasi. Kaprikornus bergotong-royong memakai AP untuk jaringan wireless sangat menguntungkan.

9. Berapa Banyak Pengguna yang Dapat Dilayani oleh Sebuah AP?

Anda akan sering menemukan dua batasan kalau berafiliasi dengan pertanyaan berapa banyak pengguna yang sanggup dilayani oleh sebuah AP. Batasan pertama, yaitu limitasi dari perangkat AP itu sendiri. Sering kali produsen AP melaksanakan pembatasan jumlah pengguna yang sanggup terkoneksi ke jaringan wireless yang dibentuknya. Biasanya tujuan dari limitasi ini yaitu untuk menjaga kualitas jaringan wireless yang disediakannya. Namun Anda akan cukup kesulitan kalau penggunanya sudah berjumlah banyak.

Batasan kedua yaitu banyaknya data yang ingin lalu-lalang di dalam jaringan wireless tersebut. Sebuah AP juga mempunyai batasan dalam menyediakan bandwidth untuk media wireless-nya. Ketika ada pengguna yang melaksanakan download atau upload data dalam jumlah besar, secara otomatis sesi yang sanggup terbentuk untuk pengguna lain akan berkurang jumlahnya. Penyebabnya yaitu bandwidth yang juga semakin kecil jatahnya untuk pengguna tersebut. Ketika bandwidth-nya tidak mencukupi untuk melayani pengguna lain, maka pengguna tersebut tidak akan sanggup bergabung dengan jaringan wireless ini.

Problem terbatasnya jumlah pengguna yang sanggup terkoneksi ke sebuah AP sanggup diatasi dengan menambahkan perangkat AP lain dalam area jaringan wireless tersebut.

10. Berapa Banyak Pengguna yang Bisa Dilayani oleh Sistem WLAN?

Sistem WLAN, terlepas dari keterbatasan perangkat AP, sanggup melayani pengguna dalam jumlah yang tidak terbatas. Para penggunanya sanggup menambahkan APAP gres kalau memang jumlah pengguna yang akan dilayaninya semakin membengkak. Dengan memasang banyak AP, maka berbagai laba yang didapat. Anda bisa memanjakan pengguna jaringan wireless dengan bandwidth yang lega, pengguna juga sanggup bebas berkeliaran di manapun mereka suka alasannya yaitu area coverage-nya sudah niscaya lebih luas, dan jumlah pengguna yang sanggup dilayani oleh jaringan ini juga lebih banyak.

Jadi bergotong-royong sistem WLAN tidak pernah menunjukkan batasan berapa banyak yang sanggup terkoneksi ke sebuah jaringan wireless. Semua tergantung pada kemampuan dan kemudahan perangkatnya.


11. Apa Maksud dari Wireless Gateway?

Wireless gateway biasanya yaitu julukan yang diberikan untuk sebuah perangkat wireless yang mempunyai kemampuan bertindak sebagai gateway untuk menuju ke Internet atau ke jaringan lain. Wireless gateway biasanya berupa AP yang mempunyai interkoneksi dengan media lain ibarat ADSL, kabel, line telepon, dan banyak lagi. Di dalam perangkat wireless gateway biasanya niscaya terdapat kemudahan pendukung ibarat kemampuan NAT dan VPN. Fasilitas ini tidak akan Anda temukan pada perangkat wireless biasa selain wireless gateway.

12. Apakah Wireless SSID?

Anda mungkin sering mendengar istilah SSID pada segala sesuatu yang berafiliasi dengan jaringan wireless. Sebenarnya apa sih SSID itu? SSID merupakan kependekan dari Service Set Identifier. Sebuah SSID mempunyai fungsi untuk menamai sebuah jaringan wireless yang dipancarkan dari sebuah AP. Sistem penamaan ini yaitu sistem kontrol pertama sebuah jaringan wireless. Maksudnya, dengan diberikannya sebuah nama, maka pengguna yang ingin bergabung dalam jaringan tersebut harus mengetahui nama ini terlebih dahulu. Jika nama yang dimasukkan oleh klien pengguna sama dengan nama yang ada di AP maka jaringan wireless tersebut gres sanggup diakses. Jika tidak, maka Anda tidak akan mendapat apa-apa dalam jaringan tersebut meskipun sinyalnya bisa tertangkap.

Sistem penamaan SSID sanggup diberikan maksimal sebesar 32 karakter. Karakter-karakter tersebut juga dibuat case sensitive sehingga SSID sanggup lebih banyak variasinya.


13. Apa yang Dapat Anda Lakukan untuk Mengamankan WLAN?

Ada beberapa metode yang sanggup Anda gunakan untuk “sedikit” mengamankan jaringan wireless Anda yang tak kasat mata ini. Dikatakan sedikit alasannya yaitu jaringan wireless memang sangat rentan dari segi keamanannya. Karena media ini bekerja pada udara terbuka dan bebas, maka sinyal-sinyal komunikasi Anda ini sanggup dengan gampang ditangkap oleh siapapun.

Untuk itu, ada beberapa teknik yang sanggup Anda gunakan untuk lebih mempersulit para pengganggu untuk mengacau jaringan wireless Anda. Metode tersebut yaitu WEP, WPA, dan 802.1x.

- Copyright © topmost-azyrham - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -