Archive for February 2016

Aspek keamanan menjadi perhatian penting bagi perusahaan berbasis teknologi. Salah satu sistem keamanan yang digunakan oleh jaringan komputer ialah SSL (Secure Sockets Layer). Google memakai SSL pada tiap halamannya atau biasa disebut https ditandai logo gembok warna hijau. Lihat gambar di bawah.

Aspek keamanan menjadi perhatian penting bagi perusahaan berbasis teknologi Cara Mengakses Pencarian Google Non-SSL

Setiap halaman web dengan prefix https komunikasi datanya akan dienkripsi sehingga aman. Contoh ketika ingin login ke gmail/facebook halaman akan meminta email dan password kita melalui sebuah form yang akan mengirimkan data email dan password ke server facebook/gmail untuk divalidasi. Nah kalau halaman tersebut terdapat https maka data email dan password kita akan terenkripsi sehingga tidak kasat mata.



Baca juga : Pengenalan keamanan jaringan komputer

kemudian kenapa artikel ini justru memberi petunjuk mengakses halaman Non-SSL? Halaman pencarian Google saking amannya juga dienkripsi, sehingga pencarian yang dilakukan oleh sesorang tidak sanggup terbaca oleh software/firewall. Apa akibatnya? Sensor konten menjadi mustahil. Nah celakanya google memaksa semua user memakai SSL.

Melalui sebuah server jaringan (Mikrotik) kita sanggup memblokir kata kunci terlarang dengan memakai fitur web proxy. Namun sayang, kalau sebuah website memakai https maka tamatlah sudah. Mikrotik tidak sanggup membaca kata kunci alasannya koneksinya terenkripsi.

Untuk itu kita perlu memaksa user untuk memakai situs non-SSL terutama untuk website Google, alasannya dari sinilah awal semuanya masuk.

Sementara ini saya belum mendapat cara ampuh untuk memaksa user pada jaringan mikrotik untuk mengakses google non-ssl. Untuk cara manual mengakses Google Non-SSL sebagai berikut :

Buka google dengan pelengkap variabel ?nord=1 misal www.google.com/?nord=1

Jika ada sumbang wangsit boleh dikomentar :)

Cara Mengakses Pencarian Google Non-Ssl

Wednesday, 24 February 2016
Fenomena whatsapp pada kala ini begitu fenomenal. Aplikasi chat simple ini bahkan mempunyai 1 milyar pengguna aktif.! Begitu dinyatakan oleh CEO Whatsapp Jan Koum melalui status facebooknya pada awal Februari 2016.

Terlepas dari banyaknya pengguna whatsapp dari banyak sekali penjuru dunia, whatsapp bukannya tanpa masalah, satu duduk kasus yang akan kita bahas dan beri solusinya pada artikel teknologi ini yakni kapasitas atau memory yang tergoda oleh aplikasi chat ini.


Memory internal penuh. Disebabkan whatsapp mewajibkan penggunanya menyimpan data di memory internal, sehingga saat memory penuh kita tidak sanggup lagi mendapatkan atau membuka kiriman gambar dan video dari mitra atau group whatsapp. Bahkan berdampak juga pada semua aplikasi yang mengharuskan penyimpanan data di memory internal ibarat mengambil screenshoot ponsel, download via google chrome, dll.

Solusi

Whatsapp versi terakhir (Februari 2016) mempunyai fitur gres yakni backup chat ke Google drive. Keuntungannya : 
  1. Tidak perlu khawatir untuk menghapus data chat whatsapp lewat sajian clear data pada manager aplikasi yang menciptakan whatsapp kita fresh ibarat baru. Dengan terlebih dahulu membackup chatnya lho..
  2. Ketika beli ponsel gres atau beli ponsel second contohnya :D kita sanggup kembalikan history chat.
  3. Memory internal tidak terbebani yang terbebani Google drive hehe
  1. Buka whatsapp pada tampilan awal pilih sajian setting/setelan -> Chats and call -> Chat backup
  2. Disarankan memakai wifi gratis :D, lantaran backup chat akan mengupload data lebih dari 100 Mb (estimasi/biasanya)
  3. Klik tombol backup.
  4. Whatsapp akan membackup data anda secara lokal terlebih dahulu, sesudah itu gres mengupload ke Google Drive.  
  5. Setelah finish.
Semoga artikelnya bermanfaat ya, kalau ada pertanyaan sanggup via :
1. Email : ali@bangkamedia.com
2. Twitter : @eksplore
3. Facebook : Ahmad Alimuddin
4. Whatsapp : 087784416980

Cara Backup Chat Whatsapp Ke Google Drive

Sunday, 14 February 2016

- Copyright © topmost-azyrham - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -