Archive for 2007

Blogger.com ialah salah satu penyedia layanan Blog gratis milik google, blog ini pun aku buat memakai layanan blog gratis milik google itu (Blogger.com).

Ada banyak fitur yang memudahkan kita dalam mengatur dan memposting goresan pena dan karya kita. Salah satunya ialah posting (mempublikasikan goresan pena dan karya kita) memakai email.

Bagaimana caranya?
Untuk lebih jelasnya kita lihat langkah-langkah berikut :

1. masuk ke control panel blog kamu.

com ialah salah satu penyedia layanan Blog gratis milik google Posting Blog Lewat E-mail (Blogger)
2. kemudian klik pengaturan ibarat gambar di bawah ini

com ialah salah satu penyedia layanan Blog gratis milik google Posting Blog Lewat E-mail (Blogger)3. kemudian ada pilihan email kan? ya pilih yang itu...

com ialah salah satu penyedia layanan Blog gratis milik google Posting Blog Lewat E-mail (Blogger) yang dibuletin warna merah itu berarti alamat email blog kamu, dan nantinya kau dapat ngirim atau posting blog melalui alamat email itu...
misalnya alamat email blog kau wong_udik.postingblog@blogger.com dan kau punya email di yahoo dengan nama ahmadalimuddin@yahoo.com. maka kau tinggal tulis surat ke alamat email wong_udik.postingblog@blogger.com untuk posting blog kamu!Gt..

klo yang dibuletin biru itu buat laporan aja, maksudnya kalo ada posting gres di blog kau maka akan dikirim laporannya ke email kau gt..

apa lagi sih laba dari fitur email ini ?

1. kita dapat posting blog dari email
2. kita dapat positng blog dari handphone kamu
3. kita dapat bikin blog autopost dengan sedikit
4. dan banyak lagi, klo ada yg kurang atau ada ilham tambahin ya.. ok

Posting Blog Lewat E-Mail (Blogger)

Sunday, 2 December 2007

Komunikasi wireless memang tidak tampak mata, namun nyatanya Anda dapat
berkomunikasi dengan lawan Anda melalui media ini. Kenalilah istilah dan
terminologi di dalamnya untuk sanggup lebih memahami penggunaannya.

14. Apa Itu WEP?

Teknik pengaman jaringan wireless yang satu ini merupakan kepanjangan dari Wired Equivalent Privacy. Teknik ini merupakan kemudahan opsional yang ada di dalam standar 802.11. Fitur ini akan menciptakan jaringan wireless Anda mempunyai keamanan yang hampir sama dengan apa yang ada dalam jaringan kabel. WEP memakai sistem enkripsi untuk memproteksi pengguna WLAN dalam level yang paling dasar. WEP memungkinkan direktur jaringan wireless menciptakan encription key yang akan dipakai untuk mengenkripsi data sebelum dikirimkan melalui jalan udara. Encription key ini biasanya dibentuk dari 64 bit key awal dan dipadukan dengan algoritma enkripsi RC4.

Ketika kemudahan WEP diaktifkan, maka semua perangkat wireless (AP dan client) yang ada di jaringan harus dikonfigurasi dengan memakai key yang sama. Hak saluran dari seseorang atau sebuah perangkat akan ditolak jikalau key yang dimasukkan tidak sama.

15. Apa Itu WPA?

WI-FI Protected Access atau disingkat dengan istilah WPA, merupakan teknik pengaman jaringan wireless LAN yang diklaim lebih canggih dari WEP. Dengan disertai teknik enkripsi yang lebih advanced dan suplemen pengaman berupa otentikasi dari penggunanya, maka WPA akan jauh lebih jago mengamankan Anda pengguna WLAN.

16. Apa Itu 802.1x?

Teknik pengaman yang satu ini akan mengharuskan semua pengguna jaringan wireless untuk melaksanakan proses otentikasi terlebih dahulu sebelum sanggup bergabung dalam jaringan. Sistem otentikasinya sanggup dilakukan dengan banyak cara, namun sistem otentikasi memakai pertukaran key secara dinamik. Sistem pertukaran key secara
dinamik ini sanggup dibentuk dengan memakai Extensible Authentication Protocol (EAP).
Sistem EAP ini sudah cukup banyak terdapat di dalam implementasi
fasilitas-fasilitas di RADIUS.

Dalam metode ini, software key management dimasukkan pada perangkat WLAN client. Dalam asosiasi pertama dengan perangkat AP, software tersebut akan memberitahukan pengguna untuk memasukkan identitas jaringan WLAN yang ingin dimasukki menyerupai username password misalnya. Identitas ini kemudian diteruskan ke EAP atau RADIUS server melalui AP untuk proses otentikasi. Ketika authentikasi berhasil, seperangkat encription key diberikan untuk perangkat AP dan juga client untuk sanggup saling berkomunikasi. Namun, key ini hanya berlaku dalam satu sesi komunikasi saja. Ketika penggunanya melaksanakan roaming atau berpindah-pindah AP, maka encryption key yang dinamik ini akan dikirimkan oleh AP yang memilikinya ke seluruh AP yang terkoneksi dengannya.

Wireless atau Kabel


Jaringan wireless LAN memang cukup menyimpan banyak pertanyaan bagi pengguna yang masih tergolong baru. Adalah sangat penting untuk mengetahui benar-benar apa dan bagaimana sebetulnya teknologi ini bekerja melayani Anda. Teorinya dalam penerapan memang lebih banyak daripada hanya menarikkan seutas kabel antardua perangkat jaringan. Apalagi kalau sudah bermain-main dengan frekuensi dan interferensi, tentu akan lebih memusingkan daripada media kabel.

Namun tidak ada salahnya untuk Anda kenali lebih dalam alasannya yakni jikalau sudah mengetahuinya, banyak manfaat yang Anda dapatkan. Banyak solusi yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh Anda malah merupakan solusi yang brilian bagi perusahaan maupun eksklusif Anda.

Selain solusi brilian, teknologi WLAN juga sering kali mengatakan nilai hemat yang tinggi untuk penggunanya. Anda tidak perlu membayar orang untuk menarik kabel, tidak perlu membeli berol-rol kabel, tidak perlu membeli konektor, dan masih banyak lagi kenyamanan yang ditawarkan WLAN. Banyak yang akan Anda dapatkan jikalau mengetahui serba-serbi media wireless lebih banyak. Selamat belajar!

Serba-Serbi Wireless (Bag4)

Sunday, 10 June 2007



Komunikasi wireless memang tidak tampak mata, namun nyatanya Anda sanggup berkomunikasi dengan lawan Anda melalui media ini. Kenalilah istilah dan terminologi di dalamnya untuk sanggup lebih memahami penggunaannya.

8. Apakah AP Selalu Diperlukan?

Access point sangat dibutuhkan kalau Anda ingin menciptakan sebuah infrastruktur jaringan wireless. Dengan memakai AP, maka sebuah jaringan komunikasi akan terbentuk tidak hanya dua atau tiga perangkat saja yang sanggup berkomunikasi tetapi cukup banyak yang sanggup saling berbicara dengan mediator sinyal radio ini. Selain itu dengan memakai AP, jaringan kabel dengan wireless juga sanggup berafiliasi sehingga komunikasi jaringan menjadi lebih lebar. Pengaplikasian AP yang banyak dilakukan ketika ini yaitu melaksanakan pembagian bandwidth Internet dari link Internet ADSL atau Kabel, sehingga sanggup dipakai oleh banyak orang. AP juga sanggup memperluas jangkauan jaringan Anda menjadi lebih lebar daripada jaringan kabel Anda yang ada.

Namun kalau Anda ingin membangun koneksi hanya dengan sebuah perangkat wireless lainnya, AP tidaklah mutlak diperlukan. Anda sanggup mengoperasikan perangkat wireless Anda dalam mode peer-to-peer atau yang lebih dikenal dengan istilah mode Ad-Hoc. Tetapi, kekurangan dari komunikasi mode Ad-Hoc ini Anda tidak sanggup membangun jaringan wireless yang luas karenamemang sifatnya yang Point-to-Point.

Jarak jangkauannya pun tidak bisa terlalu jauh alasannya yaitu sistem WI-FI pada perangkat aplikasi tidaklah terlalu besar powernya. Selain itu, cukup sulit bagi Anda untuk mengatur traffic data Anda kalau ingin berpindah-pindah lawan komunikasi. Kaprikornus bergotong-royong memakai AP untuk jaringan wireless sangat menguntungkan.

9. Berapa Banyak Pengguna yang Dapat Dilayani oleh Sebuah AP?

Anda akan sering menemukan dua batasan kalau berafiliasi dengan pertanyaan berapa banyak pengguna yang sanggup dilayani oleh sebuah AP. Batasan pertama, yaitu limitasi dari perangkat AP itu sendiri. Sering kali produsen AP melaksanakan pembatasan jumlah pengguna yang sanggup terkoneksi ke jaringan wireless yang dibentuknya. Biasanya tujuan dari limitasi ini yaitu untuk menjaga kualitas jaringan wireless yang disediakannya. Namun Anda akan cukup kesulitan kalau penggunanya sudah berjumlah banyak.

Batasan kedua yaitu banyaknya data yang ingin lalu-lalang di dalam jaringan wireless tersebut. Sebuah AP juga mempunyai batasan dalam menyediakan bandwidth untuk media wireless-nya. Ketika ada pengguna yang melaksanakan download atau upload data dalam jumlah besar, secara otomatis sesi yang sanggup terbentuk untuk pengguna lain akan berkurang jumlahnya. Penyebabnya yaitu bandwidth yang juga semakin kecil jatahnya untuk pengguna tersebut. Ketika bandwidth-nya tidak mencukupi untuk melayani pengguna lain, maka pengguna tersebut tidak akan sanggup bergabung dengan jaringan wireless ini.

Problem terbatasnya jumlah pengguna yang sanggup terkoneksi ke sebuah AP sanggup diatasi dengan menambahkan perangkat AP lain dalam area jaringan wireless tersebut.

10. Berapa Banyak Pengguna yang Bisa Dilayani oleh Sistem WLAN?

Sistem WLAN, terlepas dari keterbatasan perangkat AP, sanggup melayani pengguna dalam jumlah yang tidak terbatas. Para penggunanya sanggup menambahkan APAP gres kalau memang jumlah pengguna yang akan dilayaninya semakin membengkak. Dengan memasang banyak AP, maka berbagai laba yang didapat. Anda bisa memanjakan pengguna jaringan wireless dengan bandwidth yang lega, pengguna juga sanggup bebas berkeliaran di manapun mereka suka alasannya yaitu area coverage-nya sudah niscaya lebih luas, dan jumlah pengguna yang sanggup dilayani oleh jaringan ini juga lebih banyak.

Jadi bergotong-royong sistem WLAN tidak pernah menunjukkan batasan berapa banyak yang sanggup terkoneksi ke sebuah jaringan wireless. Semua tergantung pada kemampuan dan kemudahan perangkatnya.


11. Apa Maksud dari Wireless Gateway?

Wireless gateway biasanya yaitu julukan yang diberikan untuk sebuah perangkat wireless yang mempunyai kemampuan bertindak sebagai gateway untuk menuju ke Internet atau ke jaringan lain. Wireless gateway biasanya berupa AP yang mempunyai interkoneksi dengan media lain ibarat ADSL, kabel, line telepon, dan banyak lagi. Di dalam perangkat wireless gateway biasanya niscaya terdapat kemudahan pendukung ibarat kemampuan NAT dan VPN. Fasilitas ini tidak akan Anda temukan pada perangkat wireless biasa selain wireless gateway.

12. Apakah Wireless SSID?

Anda mungkin sering mendengar istilah SSID pada segala sesuatu yang berafiliasi dengan jaringan wireless. Sebenarnya apa sih SSID itu? SSID merupakan kependekan dari Service Set Identifier. Sebuah SSID mempunyai fungsi untuk menamai sebuah jaringan wireless yang dipancarkan dari sebuah AP. Sistem penamaan ini yaitu sistem kontrol pertama sebuah jaringan wireless. Maksudnya, dengan diberikannya sebuah nama, maka pengguna yang ingin bergabung dalam jaringan tersebut harus mengetahui nama ini terlebih dahulu. Jika nama yang dimasukkan oleh klien pengguna sama dengan nama yang ada di AP maka jaringan wireless tersebut gres sanggup diakses. Jika tidak, maka Anda tidak akan mendapat apa-apa dalam jaringan tersebut meskipun sinyalnya bisa tertangkap.

Sistem penamaan SSID sanggup diberikan maksimal sebesar 32 karakter. Karakter-karakter tersebut juga dibuat case sensitive sehingga SSID sanggup lebih banyak variasinya.


13. Apa yang Dapat Anda Lakukan untuk Mengamankan WLAN?

Ada beberapa metode yang sanggup Anda gunakan untuk “sedikit” mengamankan jaringan wireless Anda yang tak kasat mata ini. Dikatakan sedikit alasannya yaitu jaringan wireless memang sangat rentan dari segi keamanannya. Karena media ini bekerja pada udara terbuka dan bebas, maka sinyal-sinyal komunikasi Anda ini sanggup dengan gampang ditangkap oleh siapapun.

Untuk itu, ada beberapa teknik yang sanggup Anda gunakan untuk lebih mempersulit para pengganggu untuk mengacau jaringan wireless Anda. Metode tersebut yaitu WEP, WPA, dan 802.1x.

Serba-Serbi Wireless (Bag3)

Komunikasi wireless memang tidak tampak mata, namun nyatanya Anda sanggup berkomunikasi dengan lawan Anda melalui media ini. Kenalilah istilah dan terminologi di dalamnya untuk sanggup lebih memahami penggunaannya.

3. Apa Maksud dari Istilah 802.11a/b/g?

Istilah ini merupakan sebuah nomor standardisasi dari sistem WLAN yang ada ketika ini. Dalam standardisasi ini diatur apa dan bagaimana jaringan WLAN bekerja. Mulai dari teknik modulasi sinyalnya, frekuensi range-nya, hingga jenis antena yang cocok digunakan. Masing-masing standar mempunyai spesifikasi teknis yang berbeda-beda. Dengan demikian cara kerja, perangkat pendukung, dan performa yang dihasilkan dari setiap standar tersebut berbeda-beda satu sama lain.

Akibat dari kondisi ini, ketiga standar tersebut tidak sanggup saling bekerjasama satu sama lain. Maksudnya perangkat yang memakai standar 802.11a tidak akan sanggup bekerja pada AP yang memakai standar 802.11b, begitu seterusnya.

Mungkin sebagian besar pengguna jaringan wireless niscaya sudah pernah mendengar istilah yang terdiri dari angka dan abjad ini. Memang benar ketika Anda ingin memakai jaringan wireless, Anda harus mengetahui lebih dahulu perangkat Anda bekerja di standar yang mana. Karena kalau Anda membeli perangkat yang tidak cocok dengan perangkat AP atau perangkat wireless lainnya, maka Anda mustahil sanggup terkoneksi ke jaringan tersebut. Untuk itu, sangat disarankan Anda meneliti dulu perangkat wireless Anda bekerja pada jenis apa.

Saat ini standar yang paling umum dipakai ialah standar 802.11b dan 802.11g. Namun, ketika ini tidak jarang juga sebuah perangkat wireless sengaja dibentuk dengan mempunyai kemampuan bekerja pada ketiga standar tersebut. Makara satu perangkat dilengkapi dengan tiga spesifikasi yang berbeda. Dengan demikian, Anda tidak akan kesulitan untuk terkoneksi kedalam jaringan wireless dengan standar apapun.

4. Mengapa Standar 802.11b dan g Bekerja Menggunakan Frekuensi 2,4 GHz?

Kedua standar tersebut memang bekerja pada frekuensi range 2,4 GHz. Yang menjadi pertanyaan ialah mengapa harus pada frekuensi tersebut? Frekuensi range ini termasuk dalam kategori pita frekuensi ISM (Industrial, Scientific, and Medical). Pita frekuensi ISM ini memang dialokasikan oleh tubuh standardisasi dan regulasi untuk dipakai sebebasbebasnya tanpa perlu diberi sistem perizinan (unlicenses). Maka dari itu, banyak sekali produk elektronik yang memakai pita frekuensi ini termasuk juga jaringan wireless.

Perangkat lain yang memakai frekuensi jenis ini juga cukup banyak, ibarat microwave oven, cordless phone, wireless mic, dan banyak lagi perangkat lainnya. Biasanya perangkat yang memakai frekuensi ini ialah perangkat rumah tangga atau kedokteran yang hanya perlu memancarkan sinyal radio ber-power rendah. Development perangkat-perangkat yang memakai frekuensi jenis ini menjadi sangat pesat alasannya ialah sifatnya yang bebas perizinan ini.


5. Mengapa 802.11a Menggunakan Frekuensi 5 GHz?

Pita frekuensi yang dipakai oleh standar ini tergolong dalam kategori UNII (Unlicensed National Information Infrastructure). Sama ibarat pita frekuensi standar 802.11b/g, frekuensi ini juga tidak memerlukan perizinan untuk menggunakannya. Perbedaan yang paling fundamental dari kedua jenis frekuensi ini hanyalah sudah umum atau belumnya penggunaan frekuensi ini di masyarakat. Saat ini, frekuensi UNII 5 GHz ini masih jarang dipakai sehingga problem-problem ibarat interferensi sangat jarang terjadi di sini.

6. Apakah WI-FI Itu?

WI-FI merupakan istilah yang diberikan untuk sistem wireless LAN yang memakai standar 802.11 yang ada ketika ini. Istilah WI-FI diciptakan oleh sebuah organisasi berjulukan WI-FI alliance yang bekerja menguji dan memperlihatkan sertifikasi untuk perangkat-perangkat WLAN.

Perangkat wireless diuji berdasaarkan interoperabilitasnya dengan perangkat-perangkat wireless lain yang memakai standar yang sama. Setelah diuji dan lulus, sebuah perangkat akan diberi sertifikasi “WI-FI certified”. Artinya perangkat ini bisa bekerja dengan baik dengan perangkat-perangkat wireless lain yang juga bersertifikasi ini.

Pada awalnya, sertifikasi WI-FI hanya diberikan pada perangkat wireless yang bekerja pada standar 802.11b. Namun, ketika ini standar ini juga diberikan pada semua perangkat yang memakai standar 802.11. Sertifikasi WI-FI sudah dianggap sebagai sertifikasi standar untuk perangkat wireless yang ada ketika ini. WI-FI sudah banyak dipakai di aneka macam sektor ibarat bisnis, akademis, perumahan, dan banyak lagi.

7. Apakah Access Point?

Access point atau yang lebih sering disebut dengan istilah AP merupakan sebuah perangkat penghubung antara jaringan wire dengan wireless. Maksudnya sebuah AP akan bertugas mengubah data yang kemudian lalang di media kabel menjadi sinyal-sinyal radio yang sanggup ditangkap oleh perangkat wireless. AP akan menjadi gerbang bagi jaringan wireless untuk sanggup berkomunikasi dengan dunia luar maupun dengan antarsesama perangkat wireless di dalamnya.

Biasanya pada perangkat AP terdapat satu atau lebih interface untuk media kabel. Apakah port ethernet, port ADSL, Cable, line telepon biasa, dan banyak lagi. Interface media kabel tadi akan dibridging oleh AP tersebut ke dalam bentuk sinyal-sinyal radio, sehingga perangkat wireless dengan kabel tadi sanggup terkoneksi. AP biasanya mempunyai sistem antena untuk mentransmisikan sinyal-sinyalnya. Sistem antenanya pun bermacam-macam.

Penggunaan AP yang banyak tentu akan meningkatkan kapasitas pengguna dan juga jarak coverage jaringan wireless Anda. Selain itu, Anda juga sanggup membuat sebuah sistem roaming WLAN. Maksudnya para pengguna sanggup bergerak ke sana-ke mari dengan bebas tanpa terputus koneksinya alasannya ialah sinyal-sinyal komunikasinya sanggup dilayani oleh beberapa AP yang berbeda. Sistem yang sama juga dipakai dalam jaringan telepon selular.

Serba-Serbi Wireless (Bag 2)

- Copyright © topmost-azyrham - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -