Komunikasi wireless memang tidak tampak mata, namun nyatanya Anda sanggup berkomunikasi dengan lawan Anda melalui media ini. Kenalilah istilah dan terminologi di dalamnya untuk sanggup lebih memahami penggunaannya.
3. Apa Maksud dari Istilah 802.11a/b/g?
Istilah ini merupakan sebuah nomor standardisasi dari sistem WLAN yang ada ketika ini. Dalam standardisasi ini diatur apa dan bagaimana jaringan WLAN bekerja. Mulai dari teknik modulasi sinyalnya, frekuensi range-nya, hingga jenis antena yang cocok digunakan. Masing-masing standar mempunyai spesifikasi teknis yang berbeda-beda. Dengan demikian cara kerja, perangkat pendukung, dan performa yang dihasilkan dari setiap standar tersebut berbeda-beda satu sama lain.
Mungkin sebagian besar pengguna jaringan wireless niscaya sudah pernah mendengar istilah yang terdiri dari angka dan abjad ini. Memang benar ketika Anda ingin memakai jaringan wireless, Anda harus mengetahui lebih dahulu perangkat Anda bekerja di standar yang mana. Karena kalau Anda membeli perangkat yang tidak cocok dengan perangkat AP atau perangkat wireless lainnya, maka Anda mustahil sanggup terkoneksi ke jaringan tersebut. Untuk itu, sangat disarankan Anda meneliti dulu perangkat wireless Anda bekerja pada jenis apa.
Saat ini standar yang paling umum dipakai ialah standar 802.11b dan 802.11g. Namun, ketika ini tidak jarang juga sebuah perangkat wireless sengaja dibentuk dengan mempunyai kemampuan bekerja pada ketiga standar tersebut. Makara satu perangkat dilengkapi dengan tiga spesifikasi yang berbeda. Dengan demikian, Anda tidak akan kesulitan untuk terkoneksi kedalam jaringan wireless dengan standar apapun.
4. Mengapa Standar 802.11b dan g Bekerja Menggunakan Frekuensi 2,4 GHz?
Kedua standar tersebut memang bekerja pada frekuensi range 2,4 GHz. Yang menjadi pertanyaan ialah mengapa harus pada frekuensi tersebut? Frekuensi range ini termasuk dalam kategori pita frekuensi ISM (Industrial, Scientific, and Medical). Pita frekuensi ISM ini memang dialokasikan oleh tubuh standardisasi dan regulasi untuk dipakai sebebasbebasnya tanpa perlu diberi sistem perizinan (unlicenses). Maka dari itu, banyak sekali produk elektronik yang memakai pita frekuensi ini termasuk juga jaringan wireless.
5. Mengapa 802.11a Menggunakan Frekuensi 5 GHz?
Pita frekuensi yang dipakai oleh standar ini tergolong dalam kategori UNII (Unlicensed National Information Infrastructure). Sama ibarat pita frekuensi standar 802.11b/g, frekuensi ini juga tidak memerlukan perizinan untuk menggunakannya. Perbedaan yang paling fundamental dari kedua jenis frekuensi ini hanyalah sudah umum atau belumnya penggunaan frekuensi ini di masyarakat. Saat ini, frekuensi UNII 5 GHz ini masih jarang dipakai sehingga problem-problem ibarat interferensi sangat jarang terjadi di sini.
6. Apakah WI-FI Itu?
WI-FI merupakan istilah yang diberikan untuk sistem wireless LAN yang memakai standar 802.11 yang ada ketika ini. Istilah WI-FI diciptakan oleh sebuah organisasi berjulukan WI-FI alliance yang bekerja menguji dan memperlihatkan sertifikasi untuk perangkat-perangkat WLAN.
Pada awalnya, sertifikasi WI-FI hanya diberikan pada perangkat wireless yang bekerja pada standar 802.11b. Namun, ketika ini standar ini juga diberikan pada semua perangkat yang memakai standar 802.11. Sertifikasi WI-FI sudah dianggap sebagai sertifikasi standar untuk perangkat wireless yang ada ketika ini. WI-FI sudah banyak dipakai di aneka macam sektor ibarat bisnis, akademis, perumahan, dan banyak lagi.
7. Apakah Access Point?
Access point atau yang lebih sering disebut dengan istilah AP merupakan sebuah perangkat penghubung antara jaringan wire dengan wireless. Maksudnya sebuah AP akan bertugas mengubah data yang kemudian lalang di media kabel menjadi sinyal-sinyal radio yang sanggup ditangkap oleh perangkat wireless. AP akan menjadi gerbang bagi jaringan wireless untuk sanggup berkomunikasi dengan dunia luar maupun dengan antarsesama perangkat wireless di dalamnya.
Penggunaan AP yang banyak tentu akan meningkatkan kapasitas pengguna dan juga jarak coverage jaringan wireless Anda. Selain itu, Anda juga sanggup membuat sebuah sistem roaming WLAN. Maksudnya para pengguna sanggup bergerak ke sana-ke mari dengan bebas tanpa terputus koneksinya alasannya ialah sinyal-sinyal komunikasinya sanggup dilayani oleh beberapa AP yang berbeda. Sistem yang sama juga dipakai dalam jaringan telepon selular.