Wednesday, 24 February 2016
Aspek keamanan menjadi perhatian penting bagi perusahaan berbasis teknologi. Salah satu sistem keamanan yang digunakan oleh jaringan komputer ialah SSL (Secure Sockets Layer). Google memakai SSL pada tiap halamannya atau biasa disebut https ditandai logo gembok warna hijau. Lihat gambar di bawah.
Setiap halaman web dengan prefix https komunikasi datanya akan dienkripsi sehingga aman. Contoh ketika ingin login ke gmail/facebook halaman akan meminta email dan password kita melalui sebuah form yang akan mengirimkan data email dan password ke server facebook/gmail untuk divalidasi. Nah kalau halaman tersebut terdapat https maka data email dan password kita akan terenkripsi sehingga tidak kasat mata.
Baca juga : Pengenalan keamanan jaringan komputer
kemudian kenapa artikel ini justru memberi petunjuk mengakses halaman Non-SSL? Halaman pencarian Google saking amannya juga dienkripsi, sehingga pencarian yang dilakukan oleh sesorang tidak sanggup terbaca oleh software/firewall. Apa akibatnya? Sensor konten menjadi mustahil. Nah celakanya google memaksa semua user memakai SSL.
Melalui sebuah server jaringan (Mikrotik) kita sanggup memblokir kata kunci terlarang dengan memakai fitur web proxy. Namun sayang, kalau sebuah website memakai https maka tamatlah sudah. Mikrotik tidak sanggup membaca kata kunci alasannya koneksinya terenkripsi.
Untuk itu kita perlu memaksa user untuk memakai situs non-SSL terutama untuk website Google, alasannya dari sinilah awal semuanya masuk.
Sementara ini saya belum mendapat cara ampuh untuk memaksa user pada jaringan mikrotik untuk mengakses google non-ssl. Untuk cara manual mengakses Google Non-SSL sebagai berikut :
Buka google dengan pelengkap variabel ?nord=1 misal www.google.com/?nord=1
Jika ada sumbang wangsit boleh dikomentar :)
